Hari Jadi Pramuka ke-52 Tahun 2013

Posted by tujonoahmad muhyiddin 08/08/13 0 komentar
Suka dan Duka Pramukaku menjelang Hari Jadi Pramuka ke-52

 Aku bangga menjadi seorang Pramuka. Sejak aku usia muda, aku sudah menjadi anggota Pramuka. Temanku banyak ada di mana-mana. Guruku seorang kakak yang selalu setia. Membimbingku hingga aku tahu dan bisa. Bekal hidup di masa depan selalu diajarkannya. Ia jelaskan dan terangkan dengan penuh setia. Ia bimbing aku menuju Tri Satya dan Dasadarma Pramuka.

Tanggal 14 Agustus 2013 besok, engkau genap berusia 52 tahun. Usia kematangan maksimal jika disepadankan dengan sosok jiwa dan raga. Di usiamu yang ke-52, unsur-unsur Gerakan Pramuka di seluruh Indonesia mempersiapkan berbagai agenda kegiatan. Salah satunya yang di agendakan untuk seluruh Indonesia adalah Bakti Pramuka pra dan paska Lebaran 2013.

Gerakan Pramuka tingkat Daerah -Provinsi-, Cabang -Kabupaten- dan Ranting -Kecamatan- bahu membahu untuk mensukseskan 'Bakti Pramuka'. Salah satu Kwartir Ranting yang ikut mensukseskan 'Bakti Pramuka' adalah Kwartir Ranting 110115 Cimanggu. Kwaran di bawah pimpinan Ka Radin, S.Pd.I ini mengikutsertakan adik-adik Pramuka Penegak dan Saka dalam Pos Pengamanan Arus Mudik -PAM- Lebaran, yang dipusatkan di lokasi PGT Gondorukem Cilempuyang Kecamatan Cimanggu. Tidak kurang dari 30 adik-adik Penegak diikutsertakan di POS PAM Lebaran ini.

Berikut adalah beberapa gambar yang menunjukan keikutsertaan adik-adik Penegak Kwaran Cimanggu;

 Tiga Gudep masing-masing dari Gudep SMA Raden Fatah Genteng, SMK Muhammadiyah Cimanggu dan MA Ma'arif NU Cimanggu mengirimkan sejumlah Pramuka Penegaknya. Mereka siap dan sigap melaksanakan 'Bakti Pramuka dalam rangka Hari Jadi Pramuka ke-52'. Dibimbing oleh seorang Anru Penegak, Ka T. Ahmad M, mereka bersiap-siap untuk melaksanakan tugas di POS PAM Lebaran selama 10 hari, H - 6 dan H + 4. Sayang, Penegak dari Gudep Raden Fatah hingga pelaksanaannya hanya menurunkan Penegak untuk SBH -Saka Bakti Husada. Sedangkan di POS PAM Lebaran 'tidak menugaskan adik-adik Penegaknya' karena adanya 'misunderstanding' tentang ke-saka-an. 

Titik-titk rawan kemacetan arus lalu lintas, pada tiga titik menjadi tugas adik-adik Penegak untuk membantu para petugas dari Dinas Kepolisian. Pasar Rejodadi Cileumeuh, Pasar Senen Cimanggu dan Pasar Sabtu Genteng adalah titik rawan kemacetan lalu lintas karena para pedagang dan pembeli meluber hinga badan jalan.

Adik-adik Penegak sejak pagi hari -jam 07.00 wib- telah berdiri di tengah-tengah badan jalan bersama bapak-bapak Polisi. Jiwa dan tekad Tri Satya dan Dasadarma dibuktikan oleh mereka. Tidak kenal panas, haus dan dahaga. Padahal mereka 'tetap berpuasa' dan tidak satupun dari mereka yang 'medot' atau putus puasa karena kepanasan atau kecapean. Hidup Pramuka !!! Salam Pramuka !!! Engkau telah bisa membuktikan dan merealisasikan janji dan darmamu.
 Kau seberangkan para penyeberang jalan. Kau tiup peluitmu keras-keras. Kau genggam orang-orang tua jompo yang sekali-kali menyeberang jalan raya. Kau tak peduli terik panas matahari, bahkan terkadang cibiran orang-orang yang lewat. Mereka mengatakan 'masa kecil yang kurang bahagia' kepadamu. Mereka mengira bahwa 'Pramuka hanya permainan dan dolanan seperti layaknya anak-anak kecil'. Engkau tetap jalankan tugas meskipun tidak ada yang menengokmu saat engkau merasakan dinginnya udara malam. Tugasmu hanya dianggap 'main-main'.

 Bahkan 'ada pendamping' yang dibalik menjalankan tugas Tri Satya dan Dasadarma, ia justru 'melaporkan' segala keberhasilannya dan kesuksesannya dalam mengkoordinir kalian, wahai para Penegak.Padalah ia tak sekalipun menjenguk dan menengok kalian kecuali 'ketika ada Muspida turun menjengukmu'. Ia dengan rajinnya menanyakan padamu kapan Muspida datang. Tak peduli atau tanyakan, 'dengan apa kalian nanti berbuka puasa?' Singguh ini ujian buat kalian, wahai kader-kader Bangsa dan Negara ! Bertahanlah !!!
Dari arah kanan kamu, Ka Darto S.Pd, Ka Drs Amir, M.Pd, Ka Radin, S.Pd.I, Ka Drs Darsito, 
Ka Saryono, S.Pd, Ka Siswo Sungkowo, S.Sos dan Ka T. Ahmad Muhyiddin.

Ditangan mereka Kwaran Cimanggu mau maju atau bahkan 'amburadul'. Pramuka bukan hanya soal bagaimana mengurus organisasi dan mengumpulkan dana kegiatan. Pramuka mestinya mampu menghidupkan hati dan nurani yang mati. Pramuka bukan alat permainan semata, melainkan media belajar di luar lingkungan sekolah yang 'sudah teruji' dalam menanamkan nilai-nilai karakternya. Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani, adalah tiga suluh yang wajib 'dibuktikan' oleh segenap Anggota Pramuka, termasuk yang tergabung di Kwaran Cimanggu.

TIDAK KALAH PENTINGNYA untuk mensosialisasikan KE-SAKA-AN agar para pelaksananya 'tidak salah menerapkannya'. Karena masih ada yang mengatakan 'SBH ITU MILIK KESEHATAN, PRAMUKA ITU MILIK KWARAN'. Ada baiknya bagi yang mengatakan seperti itu, memperhatikan Struktur Organisasi Gerakan Pramuak tingkat Kwaran, seperti 2 gambar brikut ;

Struktur Gerkan Pramuka Indonesia
Struktur SAKA dalam Gerakan Pramuka Indonesia
Semoga tulisan ini bisa menjadi kritik membangun demi maju dan jayanya Pramuka di Kwaran Cimanggu. SALAM PRAMUKA !
TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: Hari Jadi Pramuka ke-52 Tahun 2013
Ditulis oleh tujonoahmad muhyiddin
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://faktadanaktual.blogspot.com/2013/08/hari-jadi-pramuka-ke-52-tahun-2013.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.

0 komentar:

Poskan Komentar

Template by Cara Membuat Email | Copyright of FAKTA DAN AKTUAL.